Sabtu, 24 Agustus 2013

Tips mengecilkan Perut

Perut adalah bagian dari tubuh yang sering dan mudah mengalami penambahan lemak sehingga dapat menambah berat badan. Kelebihan lemak pada perut adalah salah satu faktor yang dapat menyebabkan timbulnya obesitas ataupun kanker. Banyak orang melakukan agar dapat mengurangi atau menghilangkan lemak yang menggangu pada bagian perut.

Mengecilkan Perut Tanpa Operasi

Banyak cara yang dilakukan untuk mengecilkan perut, salah satu cara jalan pintas yang sering dilakukan adalah dengan operasi. Namun perlu diketahui ada cara lain yang sehat dan alami untuk mengecilkan perut, yaitu dengan cara berolahraga dan makan sehat. berikut ini beberapa tips mengecilkan perut tanpa operasi.

Olahraga seperti erobik selama 30 atau 60 menit sehari atau berjalan kaki selama satu jam dapat membakar kalori 250 kalori dan menurunkan 1/4 kilo setiap minggunya. selain itu kita dapat melakukan joging selama satu jam yang dapat membakar sebanyak 500 kalori.

Kurangi konsumsi kalori dengan mulai konsumsi buah dan sayur. Susu rendah lemak dan protein nabati juga baik dikonsumsi. Mengurangi konsumsi kalori sebesar 250 sampai 500 sehari dapat membantu mengecilkan perut dan menurunkan berat badan 1/4 sampai 1/2 kilo perminggu.

Latihlah otot - otot perut dengan melakukan sit - up atau back - up, dengan melatih otot perut akan membentuk perut menjadi lebih kecil dan langsing. lakukan latihan ini rutin setiap hari.

Banyak hal yang dapat dilakukan untuk mengecilkan perut dengan cara sehat dan alami. Proses ini memang membutuhkan waktu dan proses dan tidak dapat dilakukan dengan cepat. Tubuh membutuhkan beradaptasi dalam proses ini agar tidak terjadi efek samping yang malah membahayakan kesehatan.

BJ HABIBIE SI BAPAK TEKNOLOGI

Masa Muda
Prof. DR (HC). Ing. Dr. Sc. Mult. Bacharuddin Jusuf Habibie atau dikenal sebagai BJ Habibie (73 tahun) merupakan pria Pare-Pare (Sulawesi Selatan) kelahiran 25 Juni 1936. Habibie menjadi Presiden ke-3 Indonesia selama 1.4 tahun dan 2 bulan menjadi Wakil Presiden RI ke-7. Habibie merupakan “blaster” antara orang Jawa [ibunya] dengan orang Makasar/Pare-Pare [ayahnya].

Dimasa kecil, Habibie telah menunjukkan kecerdasan dan semangat tinggi pada ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya Fisika. Selama enam bulan, ia kuliah di Teknik Mesin Institut Teknologi Bandung (ITB), dan dilanjutkan ke Rhenisch Wesfalische Tehnische Hochscule – Jerman pada 1955. Dengan dibiayai oleh ibunya,  R.A. Tuti Marini Puspowardoyo, Habibie muda menghabiskan 10 tahun untuk menyelesaikan studi S-1 hingga S-3 di Aachen-Jerman.
Berbeda dengan rata-rata mahasiswa Indonesia yang mendapat beasiswa di luar negeri, kuliah Habibie (terutama S-1 dan S-2) dibiayai langsung oleh Ibunya yang melakukan usaha catering dan indekost di Bandung setelah ditinggal pergi suaminya (ayah Habibie). Habibie mengeluti bidang Desain dan Konstruksi Pesawat di Fakultas Teknik Mesin. Selama lima tahun studi di Jerman akhirnya Habibie memperoleh gelar Dilpom-Ingenenieur atau diploma teknik (catatan : diploma teknik di Jerman umumnya disetarakan dengan gelar Master/S2 di negara lain) dengan predikat summa cum laude.

PULAU DEWATA BALI

1. Pendahuluan
Pulau Bali atau yang sering disebut Pulau Dewata ini merupakan Pulau yang terkenal hingga penghujung dunia. Bali yang sangat terkenal dengan keindahan alam yang dimiliki. Pulau Bali yang termasuk bagian dari Kepulauan Sunda Kecil ini beribukota di Denpasar, dan secara geografis terletak pada  8° LS dan 115° BT . Daerah ini pun memiliki iklim yang teropis seperti daerah Indonesia lainnya.
Secara geografis provinsi Bali berbatasan dengan Provinsi Jawa Timur dan Selat Bali di sebelah barat, Laut Bali di sebelah utara, Samudera Hindia di sebelah selatan, serta Selat Lombok di  bagian sebelah timur.
Tempat-tempat wisata yang sering dikunjungi selain kota Denpasar sendiri yaitu Ubud sebagai pusat seni yang terletak di Kabupaten Gianyar yang merupakan dataran tinggi di pulau ini. Sedangkan Kuta, Sanur, Seminyak, dan Nusa Dua adalah beberapa tempat yang menjadi tempat tujuan pariwisata, baik wisata pantai maupun hanya tempat untuk para wisatawan beristirahat.
Suku bangsa yang terdapat di Pulau Bali terbagi menjadi dua yaitu suku Bali Aga yang merupakan penduduk asli Bali, kebanyakan dari mereka tinggal di daerah Trunyan. Kemudian Suku Bali Mojopahit yang merupakan Bali Hindu atau Bali keturunan dari kerajaan Mojopahit. Kebudayaan Bali dapat dikatakan masih khas atau asli karena masyarakatnya sangat memegang teguh budaya dari nenek moyang mereka dan belum terpengaruh oleh budaya lain.